id
en
ar

PELANTIKAN PENGURUS HMPS ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DAERAH DAN HMPS PERADILAN PIDANA DIRANGKAIKAN DISKUSI PUBLIK KEPEMUDAAN

PELANTIKAN PENGURUS HMPS ADMINISTRASI PEMERINTAHAN

FIPH Online – Fakultas Ilmu Pemerintahan dan Hukum (FIPH) melaksanakan kegiatan Pelantikan Pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Administrasi Pemerintahan Daerah dan HMPS Peradilan Pidana yang dirangkaikan dengan Diskusi Publik Kepemudaan, dalam suasana khidmat, akademis, dan penuh semangat kebersamaan.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Pemuda di Persimpangan Zaman: Agen Perubahan atau Penonton Perubahan?” sebagai bentuk refleksi kritis terhadap posisi dan peran generasi muda di tengah dinamika sosial, politik, teknologi, dan perubahan zaman yang semakin kompleks.

Acara dihadiri oleh Dekan Fakultas Ilmu Pemerintahan dan Hukum, Darmin Hasirun,S.Sos.,M.Si, Ketua Program Studi Administrasi Pemerintahan Daerah, La Januru,S.I.P.,M.I.P, Perwakilan Ketua Program Studi Peradilan Pidana, para dosen di lingkungan fakultas, narasumber diskusi publik, tamu undangan, serta mahasiswa dari berbagai organisasi kemahasiswaan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai kebangsaan dan semangat persatuan mahasiswa.

Ketua panitia, Aynun Fajar, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial pelantikan organisasi, tetapi juga momentum konsolidasi gagasan dan penguatan komitmen kepemimpinan mahasiswa dalam membangun budaya akademik yang progresif dan berdampak bagi masyarakat.

Memasuki inti acara, prosesi pelantikan pengurus HMPS Administrasi Pemerintahan Daerah dan HMPS Peradilan Pidana dilaksanakan secara resmi melalui pembacaan Surat Keputusan pengurus oleh La Januru, S.I.P., M.I.P., yang kemudian dilanjutkan dengan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji pengurus oleh Dekan FIPH, Darmin Hasirun, S.Sos., M.Si.

Dekan FIPH dalam sambutannya menegaskan bahwa organisasi kemahasiswaan merupakan ruang pembelajaran kepemimpinan, penguatan karakter, dan laboratorium pengabdian sosial bagi mahasiswa. Ia berharap seluruh pengurus yang telah dilantik mampu menjalankan amanah organisasi dengan penuh integritas, tanggung jawab, serta menjunjung tinggi nilai intelektualitas dan etika akademik.

“Mahasiswa tidak boleh hanya menjadi penonton perubahan. Organisasi kemahasiswaan harus mampu melahirkan generasi yang kritis, inovatif, adaptif, dan memiliki keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi Administrasi Pemerintahan Daerah, La Januru,S.I.P.,M.IP turut memberikan apresiasi kepada para pengurus baru serta mendorong mahasiswa untuk aktif membangun tradisi diskusi, pengembangan kapasitas diri, dan penguatan budaya organisasi yang produktif.

Setelah prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Diskusi Publik Kepemudaan yang menghadirkan narasumber Majid Ansar,S.H.,M.H, dan La Januru,S.I.P.,M.I.P, ruang dialog dan pertukaran gagasan mengenai tantangan gerakan pemuda di era modern. Diskusi tersebut membahas berbagai isu strategis terkait kepemimpinan mahasiswa, bonus demografi, kesadaran sosial generasi muda, hingga peran pemuda dalam menghadapi perubahan sosial dan perkembangan teknologi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir semangat baru dalam membangun organisasi mahasiswa yang lebih aktif, kritis, kolaboratif, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan akademik maupun masyarakat luas.

Kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme dari seluruh peserta yang hadir.

Tags:

Bagikan: