FIPH Online — Kehadiran Prof. Dr. Mashur Razak di SMA Negeri 4 Baubau mendapat sambutan hangat dan antusias dari para siswa. Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah pada Selasa, 19 Mei 2026 pukul 09.00 hingga 10.30 WITA tersebut diikuti oleh lebih dari 60 siswa yang hadir untuk mendengarkan pemaparan materi bertema Growth Mindset dengan penuh semangat dan perhatian.
Selain dikenal sebagai Fasilitator Pelatihan BCKS Sulawesi Selatan, Prof. Dr. Mashur Razak juga merupakan Anggota Dewan Pendidikan Sulawesi Selatan dan Direktur Program Pascasarjana Universitas Handayani Makassar.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala SMA Negeri 4 Baubau, Hasan,S.Pd. yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran narasumber dalam memberikan motivasi dan wawasan kepada para siswa mengenai pentingnya membangun pola pikir berkembang (growth mindset) di era persaingan global saat ini.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dekan Fakultas Ilmu Pemerintahan dan Hukum Universitas Muslim Buton, Darmin Hasirun,S.Sos.,M.Si yang memberikan dukungan terhadap penguatan karakter dan motivasi belajar siswa melalui kegiatan edukatif seperti ini.
Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Mashur Razak menjelaskan bahwa growth mindset merupakan pola pikir yang meyakini bahwa kemampuan seseorang dapat berkembang melalui proses belajar, disiplin, dan kerja keras. Ia juga menekankan pentingnya keberanian menghadapi kegagalan sebagai bagian dari proses menuju keberhasilan.
“Jangan pernah takut gagal karena kegagalan adalah bagian dari proses belajar untuk menjadi lebih baik dan lebih kuat,” ujarnya di hadapan para siswa.
Suasana kegiatan berlangsung hidup dan interaktif. Para siswa terlihat sangat antusias mengikuti jalannya kegiatan, mulai dari mendengarkan materi, mencatat poin-poin penting, hingga aktif menjawab pertanyaan dari narasumber.
Kehadiran Prof. Dr. Mashur Razak diharapkan mampu memberikan motivasi serta membangun semangat belajar para siswa agar terus berkembang, percaya diri, dan siap menghadapi tantangan pendidikan maupun kehidupan di masa depan.



