id
en
ar

Mahasiswa FIPH UMU Buton Raih Harapan II dalam Lomba Video Konten Literasi Kota Baubau

FIPH Online – Sejumlah mahasiswa Fakultas Ilmu Pemerintahan dan Hukum (FIPH) Universitas Muslim Buton (UMU Buton) berhasil meraih Juara Harapan II dalam Lomba Video Konten Literasi yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Baubau. Lomba tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai SMA dan perguruan tinggi se-Kota Baubau.

Film yang ditampilkan oleh tim mahasiswa FIPH UMU Buton berjudul “Langkah Kecil Ibu Sari”, disutradarai oleh Akhsan, dosen Program Studi Peradilan Pidana. Film berdurasi 9 menit 58 detik ini diperankan oleh Nunung Cantika sebagai Ibu Sari, Afdal sebagai anak sulung Ibu Sari, Nindi sebagai teman Afdal, serta beberapa pemeran pendukung lainnya.

Kisah dalam film ini mengangkat perjuangan seorang ibu bernama Ibu Sari yang berjuang keras menghidupi dua anaknya di tengah kemiskinan. Setiap hari ia berjualan gorengan, meski sering tidak laku dan harus menghadapi tekanan dari penagih utang. Sang anak, Afdal, yang melihat penderitaan ibunya, bertekad membantu dengan cara memanfaatkan media sosial untuk menjual gorengan secara online. Usaha sederhana itu perlahan mengubah nasib keluarga mereka hingga jualan Ibu Sari semakin laris.

Sutradara Akhsan mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh berbagai pihak.

“Terima kasih atas bantuan dan dukungannya kepada semua pihak. Maaf belum bisa menjadi juara terbaik, tapi alhamdulillah dari 30 tim yang ikut, UMU Buton membuktikan bahwa kita memiliki sumber daya manusia yang sangat baik. Ini menjadi pengalaman baru bagi mahasiswa dalam dunia pembuatan video dan perfilman,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan FIPH UMU Buton, Darmin Hasirun, S.Sos., M.Si., turut memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian mahasiswa tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi capaian dari tim kreator film ini. Membuat film bukan hal yang mudah — mulai dari mencari ide, menulis skrip, memilih aktor sesuai karakter, menyiapkan peralatan rekaman, menentukan lokasi, hingga proses pengeditan. Semua itu membutuhkan tenaga, waktu, dan dedikasi yang besar. Ini adalah kerja keras yang maksimal,” ungkapnya.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa FIPH UMU Buton tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga kreatif dan mampu berinovasi di dunia digital dan perfilman.

Tags:

Bagikan: