FIPH Online – Sejumlah mahasiswa Program Studi Administrasi Pemerintahan Daerah (APD) Fakultas Ilmu Pemerintahan dan Hukum (FIPH) Universitas Muslim Buton kembali melaksanakan kegiatan praktikum lapangan sebagai bagian dari penguatan kompetensi mahasiswa melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Sebelumnya, para mahasiswa telah melaksanakan praktikum pertama di Desa Lampanairi, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan. Pada kesempatan kedua ini, mereka kembali turun ke lapangan dan memilih Desa Kamama Mekar sebagai lokasi penerapan ilmu yang telah diperoleh selama proses pembelajaran di kelas.
Kegiatan praktikum dilaksanakan di Desa Kamama Mekar, Kecamatan Gu, Kabupaten Buton Tengah, dan melibatkan mahasiswa APD dari Semester 5, Semester 7, serta mahasiswa Semester 3 dengan total peserta berjumlah 13 orang. Praktikum ini merupakan bagian dari pembelajaran dua mata kuliah, yakni Praktikum Tata Kelola Pemerintahan Desa dan Administrasi Pemerintahan Desa.
Kegiatan berlangsung pada Senin, 17 November 2025, mulai pukul 09.30 WITA hingga 14.00 WITA, dan didampingi langsung oleh Dosen Pembina Mata Kuliah, Darmin Hasirun, S.Sos., M.Si.. Praktikum ini bertujuan memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa agar mampu memahami secara lebih mendalam bagaimana proses penyelenggaraan pemerintahan desa, tata kelola organisasi pemerintah desa, serta implementasi kebijakan desa dalam situasi nyata.

Acara diawali dengan pembacaan doa bersama, kemudian dilanjutkan sambutan dari Dosen Pembina Mata Kuliah, Darmin Hasirun, S.Sos., M.Si. Dalam arahannya beliau menyampaikan, “Pertama-tama kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Kamama Mekar, khususnya Bapak Kepala Desa Ismail, S.Pd., yang telah menerima rombongan mahasiswa kami. Praktikum ini tidak hanya bertujuan melihat bagaimana pemerintahan desa bekerja, tetapi juga untuk mengasah kemampuan analitis mahasiswa agar mampu mengkaji, menilai, dan memahami dinamika kebijakan serta pelayanan publik secara lebih mendalam,” ujarnya.
Selanjutnya, Kepala Desa Kamama Mekar, Ismail, S.Pd., menyampaikan sambutan sekaligus ucapan selamat datang kepada para mahasiswa. Ia menyampaikan apresiasi atas dipercayainya Desa Kamama Mekar sebagai lokasi praktikum. “Kami sangat menyambut baik kegiatan ini. Desa Kamama Mekar selalu terbuka bagi mahasiswa yang ingin belajar tentang tata kelola pemerintahan desa. Semoga pengalaman yang diperoleh di sini dapat menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam memahami proses administrasi dan pelayanan publik di tingkat desa,” tuturnya.
Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan profil Desa Kamama Mekar, mencakup struktur organisasi pemerintah desa, visi dan misi pembangunan, program prioritas desa, serta potensi wilayah yang sedang dikembangkan. Mahasiswa juga mendapatkan penjelasan menyeluruh mengenai proses administrasi pemerintahan desa, alur pelayanan publik, perencanaan pembangunan desa, serta mekanisme pengelolaan keuangan desa.
Salah satu sesi utama dalam kegiatan ini adalah penjelasan terkait praktik tata kelola pemerintahan desa, termasuk pelaksanaan musyawarah desa, mekanisme pengambilan keputusan, koordinasi antarperangkat desa, serta sistem pengawasan kebijakan desa. Mahasiswa diberi kesempatan berdialog langsung dengan perangkat desa untuk menggali data dan informasi yang relevan dengan kebutuhan tugas mereka.

Seluruh rangkaian praktikum berlangsung secara interaktif melalui diskusi, tanya jawab, dan wawancara mendalam. Mahasiswa juga melakukan observasi lapangan pada sejumlah titik yang menjadi pusat pelayanan publik desa, termasuk kantor desa dan beberapa unit pelayanan masyarakat.
Menjelang penutupan pada pukul 14.00 WITA, mahasiswa, dosen pembina, dan Kepala Desa Kamama Mekar berkumpul untuk berpamitan. Pada kesempatan tersebut, dosen pembina mengingatkan mahasiswa agar seluruh data dan informasi yang diterima dari pemerintah desa dijaga kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan akademik. Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pemerintah desa atas pendampingan yang diberikan sejak pagi hingga siang hari. Kepala desa juga menyampaikan pesan penutup. “Kami berharap mahasiswa bisa sering-sering berkunjung untuk menikmati keindahan alam desa, bersilaturahmi, dan jika membutuhkan data tambahan, kami siap membantu demi kelancaran studi mahasiswa,” ucapnya.

Melalui kegiatan praktikum ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami secara komprehensif bagaimana tata kelola pemerintahan desa diterapkan, sekaligus meningkatkan kemampuan mereka dalam menganalisis proses administrasi pemerintahan desa berdasarkan kondisi nyata.
Kegiatan berjalan dengan baik dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Desa Kamama Mekar. Sinergi antara pemerintah desa, mahasiswa, dan dosen pengampu mata kuliah diharapkan terus terjalin demi peningkatan kualitas pembelajaran dan penguatan kapasitas mahasiswa sebagai calon aparatur dan praktisi pemerintahan di masa mendatang.
